Menu

Formasi Dan Strategi Dalam Permainan Futsal

5 May 2019 | Futsal

Formasi Dan Strategi Dalam Permainan Futsal
Formasi Dan Strategi Dalam Permainan Futsal.
Seperti kita ketahui, olahraga atau permainan futsal dimainkan secara tim dan bukan indivindu. Untuk itu, tentu akan sangat penting antar pemain bisa untuk saling menggabungkan antara kolektivitas dan kekompakan, saat bermain dalam suatu strategi atau taktik yang akan digunakan agar bisa meraih kemenangan saat bertanding.

Saat kita membicarakan strategi dalam permainan futsal, berarti kita secara tidak langsung juga membahas formasi yang akan digunakan baik saat menyerang atau bertahan. Karena untuk menerapkan strategi yang akan digunakan, kita harus lebih dahulu menentukan formasinya. Ada banyak jenis formasi yang bisa digunakan saat bermain futsal, dan tentunya kita juga harus bisa membaca dan mengerti juga formasi yang digunakan pihak lawan yang akan kita hadapi.

Dengan sudah mampu membaca formasi yang digunakan pihak lawan, maka dengan lebih mudah bagi kita untuk bermain lebih taktis dan menguasai jalannya pertandingan. Dalam pertandingan futsal, memang sebaiknya tidak hanya fokus pada satu formasi saja. Namun bisa saja saat pertandingan berlangsung, dengan berbagai faktor kita berganti formasi yang lebih ideal. Semisal saja terlihat serangan kita buntu, mampu dibaca oleh lawan atau dalam posisi tertinggal dan butuh gol untuk penyeimbang dan membalikan keadaan.

Lantas formasi apa yang ideal untuk diterapkan baik saat untuk menyerang atau bertahan dalam permainan futsal. Berikut ini akan kami coba ulas beberapa formasi yang sering di pakai saat bermain futsal. Yuk langsung saja disimak ulasannya.

Formasi Dan Strategi Dalam Permainan Futsal

1 Formasi 2-2


Untuk bisa menerapkan formasi ini dengan baik. Maka dua pemain diposisikan untuk bertahan dan dua pemain ditugaskan untuk mengisi sektor serangan. Kombinasi formasi ini sangat ideal baik untuk bertahan maupun menyerang. Pola pergerakan ini, 2 pemain depan maupun belakang dapat saling membagi bola dengan baik sat bertahan ataupun saat menyerang.

2. Formasi 3-1


Dengan melihat pada susunan pemainnya, formasi ini bisa disebut sebagai formasi semi bertahan. Karena ada 3 pemain yang ditempatkan secara sejajar di belakang garis tengan atau area sendiri. Sedangkan 1 pemain ditugaskan untuk menjadi targetman atau penyerang tunggal. Akan tetapi, saat menyerang formasi ini bisa berubah menjadi kombinasi formasi 1-1-2 atau juga 1-2-1 sebagai variasinya. Formasi ini berguna untuk mengosongkan lapangan sebelah kanan dan kiri pertahanan lawan sebagai titik awal untuk melakukan serangan.

3. Formasi 1-3 
Skema formasi ini  bisa disebu sebagai formasi semi menyerang jika melihat komposisi pemainnya. Karena hanya menempatkan 1 pemain saja di belakang garis tengah. Sementara 3 pemain lainnya di tempatkan di area lapangan lawan dan difokuskan untuk gencar melakukan serangan. Dalam situasi bertahan maupun menyerang, formasi ini bisa berubah menjad 1-2-1. Fungsi formasi ini untuk mengosongkan lapangan sebelah kanan dan kiri pertahanan lawan sebagai titik awal untuk melakukan serangan.

4. Formasi 4-0
Dengan melihat posisi pemain yang ditempatkan, jelas formasi ini bertujuan untuk lebih fokus bertahan saja atau secaar bertahan total. Dalam formasi ini, 4 pemain di tempatkan di belakang garis tengah atau area lapangan sendiri. Namun saat tiba tiba melakukan serangan, formasi ini bisa saja berubah menjadi formasi 1-2-1, 1-1-2 dan juga 3-1.

5. Formasi 0-4
Berbalik dengan formasi yang telah dibahas sebelumnya. Untuk formasi 0-4 dengan menempatkan 4 pemain di area lapangan lawan. Tujuan formasi ini jelas ingin fokus melakukan serangan. Akan tetapi saat akan bertahan tentu akan mengalami kesulitan, untuk itu saat menyerang bisa saja formasi ini berganti menjadi 1-2-1, 1-1-2 dan juga 3-1.

6. Formasi 1-2-1


Formasi dengan komposisi pemain 1-2-1 yang diturunkan. Membuat formasi ini bisa cukup berimbang ketika digunakan untuk bertahan ataupun menyerang. Skema formasi ini bertujuan untuk menguasai lapangan tengah dan untuk mencoba menghambat pola penyerangan lawan dengan menempatkan 2 pemain di tengah lapanga, sementara 1 pemain fokus bertahan dan 1 pemain untuk fokus menyerang.

7. Formasi 1-1-2


Dengan memperhatikan komposisi pemain yang diturunkan. Formasi ini bertujuan agar bisa menyerang dengan mencoba melakukan serangan balik yang efektif dan efiesien. Dengan 1 pemain di area pertahanan sebagai kunci awal serangan dan 1 pemain sebagai target simpul, sedangkan 2 pemain diposisi kiri dan kanan daerah lawan untuk menempati posisi sayap serang atau sebagai bagian tombak kembar.

Baca : strategi futsal modern

8. Formasi 2-1-1


Formasi permainan futsal dengan skema 2-1-1 memiliki fungsi sebagai formasi untuk menyerang dengan perubahan bisa menjadi formasi 3-1. Formasi ini idealnya dilakukan pada daerah lawan dengan formasi masih dominan. Dalam formasi 2-1-1 ini, biasanya untuk mengandalkan penyerang sebagai target utamanya.

Setelah kita belajar dan mengetahui beberapa formasi dalam permainan futsal. Yang perlu diperhatiak dalam sebuah tim yaitu strategi yang akan digunakan saat bermain. Karena tanpa strategi yang tepat, membuat formasi bisa menjadi gagal diterapkan dengan baik oleh pemain. Demikian ulasan terkait formasi dan strategi dalam permainan futsal. Smoga artikel ini bermanfaat dan salam olahraga.

Lihat juga : ukuran gawang futsal

Incoming search terms:

Related For Formasi Dan Strategi Dalam Permainan Futsal