Sejarah dan Pengertian Psikologi Olahraga

Psikologi secara umum dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang gejala kejiwaan manusia. Sedangkan kejiwaan atau jiwa adalah merupakan sesuatu yang sifatnya abstrak, yang berarti tidak dapat dilihat dan belum dapat diungkapkan secara jelas dan lengkap. Oleh karena itu, untuk mengungkapnya para ahli cenderung untukĀ  mempelajari kejiwaan yang terjelma ke dalam jasmani manusia dalam bentuk perilaku fisik, yaitu segala aktivitas, perbuatan, atau penampilan diri manusia dalam hidupnya. Dengan demikian sebenarnya bahwa perilaku manusia merupakan pencerminan dari kejiwaannya, sehingga psikologi dapat juga dikatakan sebagai ilmu yang mempelajari tentang perilaku atau tingkahlaku manusia.

Psikologi olahraga adalah merupakah salah satu cabang ilmu yang relatif baru, yaitu merupakan salah satu hasil perkembangan dari psikologi. Hal ini dapat dijelaskan bahwa sejak akhir abab ke-19 para ahli psikologi telah berusaha menerapkan hasil-hasil penelitian psikologi ke dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya tumbuh dan berkembang apa yang disebut sebagai psikologi terapan (applied psychology) di berbagai bidang, termasukĀ  salah satunya adalah dalam bidang olahraga.

Pada awalnya psikologi hanya mengembangkan diri secara vertical, artinya bahwa psikologi berkembang hanya terbatas dalam lingkup disiplin ilmunya sendiri, yaitu tentang kejiwaan manusia sebagai individu (belum dikaitkan dengan hal lain disekitarnya). Sedangkan manusia sebenarnya bukan hanya individu, melainkan juga merupakan makhluk sosial, yang berarti segala perilaku tidak akan terlepas dari pengaruh lingkungan. Dengan demikian memaksa para ahli psikologi tidak hanya mengembangkan disiplin ilmunya secara vertical melainkan juga harus mengembangkan psikologi secara horisontal. Maksudnya adalah bahwa psikologi mulai mengembangkan diri dengan memasuki disiplin ilmu yang lain. Oleh karena olahraga juga merupakan salah satu bentuk perilaku manusia, maka dalam perkembangan secara horisontal psikologi juga memasuki bidang olahraga, dan muncullah Psikologi Olahraga. Dengan demikian sebenarnya bahwa psikologi olahraga adalah merupakan perpaduan antara psikologi dan olahraga.

Artikel Terkait:

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • email
  • Live
  • MSN Reporter
  • Reddit
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Related posts:

  1. Psikologi Olahraga (Kesatuan Jiwa dan Raga)
  2. Sosiologi Olahraga
  3. Sosiologi Olahraga


5 Comments Add Yours ↓

The upper is the most recent comment

  1. Hampir semuwa disiplin ngilmu ada psikhologinya mas, termasuk psikhologi pendidikan, nyang intinya bijimana kita mengetahui anyak didik dari sisi mental (psykhisnya). Kalawo ngilmunya wong Njowo, ngilmu spikologi itu bijimana caranya nyari selah ngajar agar anyak-anyak bisa menerima ilmu dengan tanpa tekanan, dan merasa suka/enjoy.

  2. Waaahh,,,saya juga baru tahu lowh mengenai Psikologi Olahraga ini :)
    Joko Setiawan´s last blog ..Program Kerja Urusan Bidang Akademik JOCO STKS Bandung 2010 My ComLuv Profile

  3. saya emg suka berolahraga lumayan seger rasanya

  4. wow ternyata ada ya?

    nice info

    salam
    ofaragilboy´s last blog ..KONEKIN : Lebih banyak – Lebih Terasaaa…!!! My ComLuv Profile

  5. ardian ruyadi #

    klo di kampus saya namanya bukan psikologi olahraga tapi pedagogoi olahraga mas….
    yaa isi kuliahnya tentang mengatasi masalah masalah anak terhadap kegiatan olahraga


1 Trackbacks/Pingbacks

  1. Hubungan Jiwa dan Raga | | guruolahraga.com | 08 02 10

Your Comment

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons nartzco